Selamat datang di website Balai Harta Peninggalan Surabaya, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur

Sejarah BHP

kantor

Balai Harta Peninggalan pada awal berdirinya adalah suatu Lembaga yang berasal dari Pemerintah Belanda.Menurut sejarah, Bangsa Belanda masuk ke Indonesia pada tahun 1596.Pada mulanya mereka adalah pedagang.Tetapi karena banyak pesaing dari Cina, Inggris dan Portugis yang mempunyai armada-armada yang lebih besar, maka untuk menghadapi persaingan itu, Belanda membentuk VOC.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman RI, Nomor : M.06-PR.07.01 Tahun 1987 tersebut, sampai saat ini ada 5 (lima) Balai Harta Peninggalan di Indonesia, yaitu : di Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan dan Makasar. Masing-masing Balai Harta Peninggalan mempunyai wilayah kerja Daerah Tingkat I dan Tingkat II. Khusus untuk Balai Harta Peninggalan Surabaya, wilayah kerjanya meliputi 4 (empat) propinsi, antara lain : seluruh Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Sesuai dengan keberadaannya sejak awal dibangun sampai saat ini, Balai Harta Peninggalan Surabaya telah melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.